Mengenal Istilah BxB: Apa Sih Artinya di Dunia Fanfic?
Pernahkah kamu lagi asyik scrolling di media sosial, baca fanfiksi, atau lihat-lihat rekomendasi webtoon, terus nemu tag atau istilah “BXB”? Buat yang belum familiar, mungkin langsung bertanya-tanya, “Ini apa sih?” Nah, santai saja. Kita bakal kupas tuntas apa sebenarnya makna di balik singkatan BXB yang sering banget muncul ini.
Image just for illustration
Apa Itu BXB Sebenarnya?¶
Secara harfiah, BXB itu singkatan dari Boy x Boy. Gampang banget kan? Tapi, apa artinya dalam konteks penggunaannya? Istilah ini paling sering dipakai di komunitas daring, terutama di dunia fandom (penggemar berat suatu karya), platform menulis, atau situs penyedia konten digital seperti webtoon dan manga.
Intinya, BXB merujuk pada cerita atau konten yang menampilkan hubungan romantis, emosional, atau intim antara dua karakter laki-laki. Jadi, kalau kamu lihat tag BXB pada sebuah karya, itu artinya cerita tersebut fokus pada kisah cinta atau relasi mendalam antara dua pria. Ini bisa berupa fanfiksi yang melibatkan idola K-Pop, karakter anime, atau tokoh dari serial TV, atau bisa juga cerita original yang memang sengaja dibuat dengan genre ini.
Ini adalah cara cepat dan jelas untuk memberi tahu calon pembaca atau penonton bahwa fokus cerita ini adalah pada pasangan gay atau hubungan sesama jenis laki-laki. Simpel, langsung ke intinya, dan gampang diingat!
Evolusi Istilah: Dari Yaoi & Shounen-ai ke BL & BXB¶
Istilah yang merujuk pada hubungan laki-laki dengan laki-laki dalam cerita ini sebenarnya punya sejarah panjang, terutama dari Jepang. Awalnya, dua istilah yang sangat populer adalah Yaoi dan Shounen-ai.
- Yaoi: Istilah ini sering digunakan untuk manga atau anime yang menampilkan hubungan sesama jenis laki-laki dengan fokus yang lebih eksplisit atau seksual. Namanya sendiri konon adalah akronim dari frasa Jepang: “Yamaguchi nashi, ochinashi, imi nashi” yang kira-kira artinya “tanpa puncak (klimaks cerita), tanpa makna, tanpa arti”—intinya lebih fokus ke adegan dewasa daripada plot yang dalam. Meskipun asal usul namanya begitu, banyak karya Yaoi yang juga punya cerita kuat. Istilah ini sering kali punya konotasi lebih “berat” atau dewasa.
- Shounen-ai: Kalau yang satu ini kebalikannya dari Yaoi. Shounen-ai cenderung lebih fokus pada aspek romantis, emosional, dan platonic dari hubungan antara laki-laki muda. Adegan eksplisit biasanya sangat minimal atau bahkan tidak ada sama sekali. Fokusnya lebih ke perkembangan perasaan, keintiman emosional, dan manisnya kisah cinta pertama.
Seiring waktu, terutama di luar Jepang, muncul istilah yang lebih umum dan sering dianggap lebih netral: BL atau Boys’ Love. BL ini jadi semacam umbrella term atau istilah payung yang bisa mencakup cerita yang ringan (ala Shounen-ai) maupun yang eksplisit (ala Yaoi), atau di antaranya. Istilah BL ini sekarang jadi sangat populer secara global, terutama dengan meledaknya drama-drama BL dari Thailand, Korea, dan negara Asia lainnya. BL dianggap lebih modern dan kurang kaku dibandingkan Yaoi atau Shounen-ai yang terasa lebih spesifik genre atau eranya.
Nah, BXB ini posisinya di mana? BXB ini seringkali digunakan sebagai tag deskriptif yang sangat umum dan gampang dimengerti, terutama di platform yang mayoritas penggunanya bukan dari Jepang atau tidak terlalu mendalami sejarah istilah BL/Yaoi/Shounen-ai. Di situs fanfiction seperti Wattpad atau Archive of Our Own (AO3), BXB sering dipakai berbarengan dengan tag lain seperti “Gay Romance”, “M/M” (Male/Male), atau “BL”. Jadi, BXB itu lebih ke cara tagging yang to-the-point daripada genre formal seperti BL. Ini cara paling cepat untuk bilang “ini lho, ceritanya tentang cowok sama cowok.”
Image just for illustration
Mengapa BXB Begitu Populer?¶
Fenomena BXB atau BL ini bukan cuma sekadar tren sesaat. Ada banyak alasan kenapa konten jenis ini punya basis penggemar yang besar dan terus berkembang:
- Daya Tarik Naratif yang Berbeda: Cerita BXB/BL menawarkan dinamika hubungan yang mungkin berbeda dari cerita romansa heteroseksual pada umumnya. Penulis dan pembaca bisa mengeksplorasi tantangan unik, interaksi karakter yang khas, dan pembangunan emosi yang mendalam antara dua individu dengan gender yang sama. Ini memberikan kesegaran dalam penceritaan romansa.
- Representasi yang Penting: Bagi banyak orang, terutama dari komunitas LGBTQ+ dan para sekutunya, keberadaan cerita BXB/BL adalah bentuk representasi. Melihat karakter dengan identitas atau orientasi seksual yang sama dengan mereka, atau setidaknya yang berbeda dari norma mayoritas, diangkat dalam cerita bisa sangat berarti. Ini membantu normalisasi, validasi, dan memberikan rasa dilihat atau diakui. Meskipun representasinya masih perlu terus diperbaiki agar lebih beragam dan tidak stereotip.
- Kebebasan Kreatif: Genre ini memberikan ruang luas bagi para kreator, baik penulis maupun seniman, untuk bereksplorasi. Mereka bisa menciptakan dunia, karakter, dan plot yang mungkin sulit ditemukan di genre lain. Tidak terikat pada trope (elemen berulang dalam cerita) romansa konvensional, memungkinkan mereka untuk berpikir out of the box.
- Faktor Fandom: Di dunia fandom, “shipping” (menjodohkan) karakter adalah hal yang lumrah. Banyak penggemar yang sangat suka melihat interaksi antara dua karakter laki-laki (misalnya dua anggota boy group K-Pop favorit mereka, atau dua tokoh dari anime yang sama) dan membayangkan hubungan romantis di antara mereka. BXB atau fanfiksi M/M jadi wadah utama untuk mengekspresikan imajinasi ini. Komunitas fandom BL/BXB juga sangat aktif dan suportif.
- Daya Tarik Karakter dan Arketipe: Ada arketipe karakter tertentu yang sering muncul dalam cerita BXB/BL dan punya daya tarik tersendiri, seperti dinamika Seme (pihak yang lebih dominan) dan Uke (pihak yang lebih submissive atau receiver), atau trope-trope populer seperti enemies to lovers, fake dating, atau si dingin yang luluh pada si ceria. Interaksi antara arketipe ini bisa sangat menarik untuk diikuti.
Popularitas ini tidak hanya terbatas pada platform online, tapi juga merambah ke industri hiburan arus utama, seperti drama BL yang kini booming di berbagai negara Asia, film, hingga komik yang diterbitkan secara profesional.
Di Mana Kita Bisa Menemukan Konten BXB?¶
Kalau kamu tertarik untuk mengeksplorasi dunia BXB atau BL, ada banyak banget tempat di mana kamu bisa menemukan kontennya:
- Platform Fanfiction Online: Ini salah satu tempat paling populer. Situs seperti Archive of Our Own (AO3) dikenal punya koleksi fanfiksi BXB/M/M yang sangat luas dengan sistem tagging yang detail (sangat membantu untuk mencari trope atau warning tertentu). Wattpad juga punya banyak cerita BXB, baik fanfiksi maupun original. Platform lain seperti FimFiction (untuk fandom My Little Pony, surprisingly!) dan beberapa forum komunitas fandom lainnya juga ada.
- Platform Webtoon/Manhwa: Komik digital dari Korea (manhwa) dan China (manhua), serta webtoon pada umumnya, punya genre BL yang sangat kuat. Platform seperti Webtoon, Tapas, Lezhin Comics, Bomtoon, Naver Webtoon (dalam bahasa aslinya), dan banyak lagi, punya kategori khusus untuk BL. Beberapa bahkan punya platform atau aplikasi yang sepenuhnya didedikasikan untuk BL.
- Penerbit Manga/Novel BL: Jepang punya industri manga BL (Yaoi/Shounen-ai) yang mapan. Banyak manga ini yang diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diterbitkan secara fisik maupun digital. Sama halnya dengan novel BL.
- Serial TV & Film: Ini yang lagi naik daun banget! Drama BL dari Thailand (seri seperti 2gether, Theory of Love, Bad Buddy), Korea (drama singkat tapi populer seperti Where Your Eyes Linger, Semantic Error), Jepang (adaptasi manga seperti Cherry Magic), Filipina (Gameboys), dan bahkan Indonesia mulai memproduksi seri dengan tema ini. Platform streaming seperti YouTube, Viki, Netflix (kadang ada yang masuk katalognya), dan layanan streaming lokal sering menayangkan konten ini.
- Komunitas Online: Grup Facebook, forum di Reddit (misalnya r/boyslove), grup di aplikasi chat, atau akun-akun media sosial (Twitter, Tumblr, Instagram) yang didedikasikan untuk BXB/BL adalah tempat yang bagus untuk mendapatkan rekomendasi, berdiskusi, dan berinteraksi dengan sesama penggemar.
Image just for illustration
Berbagai Genre dan Trope dalam Cerita BXB¶
Jangan salah, cerita BXB atau BL itu jauh dari kata monoton! Meskipun fokus utamanya adalah hubungan antar pria, genre dan trope yang diangkat bisa sangat bervariasi, sama seperti cerita romansa pada umumnya, bahkan lebih luas lagi karena ada elemen khas yang unik di BL.
Beberapa genre yang sering digabungkan dengan romansa BXB antara lain:
- Slice of Life: Mengisahkan kehidupan sehari-hari karakter dengan segala lika-likunya.
- Komedi: Cerita yang ringan dan menghibur, seringkali dengan situasi konyol yang melibatkan pasangan.
- Drama: Fokus pada konflik emosional, tantangan dalam hubungan, atau rintangan dari luar.
- Fantasi: Menggabungkan romansa BXB dengan elemen sihir, dunia lain, atau makhluk fantastis.
- Sci-Fi: Menempatkan hubungan BXB dalam latar futuristik atau berbau ilmiah.
- Historical: Berlatar di masa lalu, seringkali dengan tantangan sosial atau politik terkait hubungan sesama jenis di era tersebut.
- Mystery/Thriller: Romansa dibumbui dengan unsur investigasi, ketegangan, atau bahaya.
Selain genre, ada juga trope populer yang sering jadi daya tarik cerita BXB:
- Enemies to Lovers: Dimulai dari benci atau rivalitas, berakhir jadi cinta.
- Fake Dating: Pura-pura pacaran demi tujuan tertentu, malah jatuh cinta sungguhan.
- Arranged Marriage/Contract Relationship: Terpaksa terikat dalam pernikahan atau kontrak hubungan, lalu tumbuh perasaan.
- School Life/University Life: Romansa yang berlatar di sekolah atau kampus, seringkali tentang cinta pertama atau masa muda.
- Office Romance: Kisah cinta yang bersemi di lingkungan kerja.
- Age Gap: Hubungan antara dua karakter dengan perbedaan usia yang signifikan.
- Alpha/Beta/Omega (Omegaverse/ABO): Ini trope fantasi/sci-fi yang cukup unik dan kompleks, di mana ada hirarki sosial dan biologis seperti serigala (Alpha dominan, Omega submissive yang bisa hamil, Beta normal). Trope ini sangat populer di fanfiksi.
- Idol/Fan: Kisah cinta antara idola populer dan penggemarnya.
- Boss/Employee: Dinamika kekuasaan dalam hubungan.
Memahami genre dan trope ini bisa membantu kamu menemukan cerita yang paling sesuai dengan selera. Banyak platform fanfiction atau webtoon yang menyediakan filter berdasarkan trope ini.
Image just for illustration
Memahami Dinamika dan Arketipe dalam BXB¶
Dalam banyak cerita BXB/BL, terutama yang akar budayanya kuat dari Jepang, kamu mungkin akan menemukan istilah Seme dan Uke. Ini adalah arketipe yang menggambarkan dinamika dalam pasangan laki-laki:
- Seme: Seringkali digambarkan sebagai pihak yang lebih aktif, dominan, protektif, atau “memberi” dalam hubungan (termasuk dalam konteks fisik). Karakter Seme bisa jadi cuek, cool, tsundere (dingin di luar, perhatian di dalam), atau bahkan posesif.
- Uke: Kebalikannya, Uke sering digambarkan sebagai pihak yang lebih pasif, submissive, kiyowo (lucu/menggemaskan), atau “menerima”. Karakter Uke bisa jadi ceria, polos, tsundere juga, atau bahkan kuat secara mental tapi submissive dalam hubungan.
Penting untuk diingat bahwa konsep Seme dan Uke ini adalah arketipe dalam penceritaan. Dalam cerita yang lebih modern dan kompleks, garis antara Seme dan Uke seringkali kabur. Ada konsep seke (dari gabungan Seme dan Uke) di mana kedua karakter bisa saling bergantian peran, atau bahkan dinamika di mana tidak ada satu pun yang secara kaku dominan atau pasif sepanjang waktu.
Fokus pada arketipe ini bisa menarik, tapi cerita yang bagus akan selalu mengembangkan karakter mereka lebih dari sekadar “tipe” Seme atau Uke. Mereka adalah individu dengan kepribadian, kelebihan, kekurangan, dan latar belakang yang membuat hubungan mereka unik.
Kontroversi dan Diskusi Seputar BXB¶
Seperti genre populer lainnya, BXB/BL juga tidak lepas dari kontroversi dan diskusi:
- Isu Representasi: Apakah penggambaran hubungan laki-laki di media BL/BXB sudah akurat dan positif? Beberapa kritik menyoroti stereotip (misalnya, karakterisasi Uke yang terlalu feminin atau lemah, atau dinamika Seme/Uke yang kaku seperti hubungan heteroseksual tapi diganti gendernya), kurangnya representasi pria LGBTQ+ dari berbagai latar belakang (ras, kelas sosial, dll.), atau fokus yang terlalu fetishistic pada hubungan tanpa kedalaman emosional.
- Peran Penulis/Pembaca Non-LGBTQ+: Mayoritas penulis dan pembaca BL/BXB secara historis adalah perempuan heteroseksual. Ini menimbulkan pertanyaan tentang “ownership” dan apakah mereka benar-benar bisa merepresentasikan pengalaman pria gay dengan otentik. Meskipun banyak penulis (termasuk penulis non-LGBTQ+) yang melakukan riset dan berusaha menciptakan karakter yang menghargai pengalaman LGBTQ+, diskusi ini tetap relevan.
- Komersialisasi BL: Pesatnya pertumbuhan industri BL, terutama drama BL di Asia, memunculkan kekhawatiran tentang apakah cerita-cerita ini dibuat untuk keuntungan semata tanpa benar-benar peduli pada isu LGBTQ+ yang sesungguhnya, atau apakah aktor-aktornya dipaksa menjaga citra tertentu (fanservice) yang bisa mengaburkan batas antara fiksi dan realitas.
- Fan Behavior: Dunia fandom bisa sangat intens. Terkadang, penggemar shipping idola atau aktor sungguhan terlalu jauh, mencampuri kehidupan pribadi mereka atau menekan mereka untuk bersikap seperti karakter fiksi. Ini menjadi masalah ketika batas antara fiksi (BXB/BL) dan realitas menjadi buram.
Diskusi-diskusi ini penting untuk terus mendorong genre BXB/BL agar bisa memberikan representasi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan lebih menghargai keberagaman komunitas LGBTQ+.
Tips Menjelajahi Dunia BXB¶
Buat kamu yang baru mau menyelami dunia BXB/BL, ini beberapa tips yang bisa membantumu:
- Perhatikan Tag dan Warning: Terutama di platform seperti AO3, penting banget untuk baca tag dan warning yang disertakan penulis. Ini memberitahumu tentang genre, trope, dan apakah ada konten eksplisit, kekerasan, atau tema sensitif lainnya. Jangan sampai kamu membaca sesuatu yang bikin tidak nyaman.
- Temukan Platform yang Sesuai: Setiap platform punya kelebihan dan kekurangan. Webtoon/manhwa di Lezhin mungkin lebih banyak yang berbayar dan eksplisit, sementara di Webtoon atau Tapas lebih banyak yang gratis dan ringan. AO3 dominan fanfiksi dengan berbagai rating, Wattpad lebih campur aduk. Drama BL bisa dicari di YouTube atau platform streaming legal lainnya. Cari yang paling cocok dengan preferensimu.
- Hargai Kreator: Baik itu penulis fanfiksi gratis atau komikus profesional, mereka sudah berusaha keras menciptakan karya. Berikan apresiasi (komen, like, rating) atau dukung karya berbayar jika kamu suka. Hindari membajak konten berbayar.
- Bersikap Kritis: Sambil menikmati ceritanya, coba pikirkan juga tentang penggambaran karakternya. Apakah mereka terasa seperti karakter sungguhan? Apakah ada stereotip yang kurang baik? Memiliki pandangan kritis bisa memperkaya pengalaman menonton atau membaca.
- Nikmati Prosesnya: Ada ribuan, bahkan jutaan, cerita BXB/BL di luar sana. Jangan merasa harus suka semuanya. Eksplorasi berbagai genre, trope, dan gaya penulisan/menggambar sampai kamu menemukan favoritmu. Ini adalah perjalanan yang menyenangkan!
Image just for illustration
BXB vs. Yaoi vs. Shounen-ai vs. BL: Mana yang Benar?¶
Sebagai rangkuman:
- Yaoi dan Shounen-ai adalah istilah dari Jepang, seringkali merujuk pada manga/anime, dengan Yaoi lebih eksplisit dan Shounen-ai lebih romantis/platonic.
- BL (Boys’ Love) adalah istilah payung yang lebih modern dan global, mencakup spektrum yang luas dari romantis hingga eksplisit. Ini adalah nama genre yang paling umum digunakan saat ini di luar Jepang, terutama untuk drama TV, webtoon, dan novel.
- BXB (Boy x Boy) adalah istilah deskriptif yang sangat umum dan sering digunakan sebagai tag di platform online untuk secara cepat mengindikasikan bahwa cerita tersebut menampilkan hubungan antara dua karakter laki-laki.
Tidak ada yang “paling benar,” tapi BL adalah yang paling sering kamu dengar sebagai nama genre, sementara BXB adalah cara cepat untuk mencari atau menandai konten tersebut, terutama di komunitas fanfiction atau platform digital Barat. Konteks penggunaan seringkali menentukan istilah mana yang paling pas.
Kesimpulan¶
Jadi, apa yang dimaksud BXB? Singkatnya, itu adalah cara cepat untuk menyebutkan cerita atau konten yang berfokus pada hubungan romantis atau intim antara karakter laki-laki, populer di fandom dan berbagai media digital. Ini adalah bagian dari spektrum yang lebih luas yang dikenal sebagai BL (Boys’ Love), sebuah genre yang punya sejarah panjang, beragam sub-genre, dan basis penggemar yang besar di seluruh dunia.
Dunia BXB/BL menawarkan berbagai macam cerita dan pengalaman, mulai dari romansa manis, drama penuh air mata, hingga petualangan di dunia fantasi. Selama kamu menjelajah dengan bijak (perhatikan tag dan warning!) dan menghargai para kreator, kamu bisa menemukan banyak karya menarik untuk dinikmati.
Gimana, sekarang sudah lebih jelas kan apa itu BXB? Punya pengalaman menarik dengan konten BXB/BL? Ada rekomendasi cerita favoritmu? Atau mungkin ada pertanyaan lain? Yuk, bagikan di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar